November 11, 2021

Untung Mana, Investasi Apartemen atau Rumah?

Bicara mengenai investasi, sebetulnya investasi apa yang paling menguntungkan? Terlebih saat ini, ada banyak macam instrumen investasi mulai dari crypto (uang digital), deposito, emas, saham hingga properti dengan keunggulan masing-masing aset yang berbeda. Investasi sendiri merupakan kegiatan penanaman modal yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari. 

Dahulu, investasi kerap dikaitkan pada orang-orang berpenghasilan tinggi saja. Kini, investasi dapat dilakukan oleh semua kalangan tidak terkecuali para milenial.

Salah satu instrumen properti yang akrab di masyarakat adalah properti. Instrumen ini sudah sejak lama dikenal jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya seperti deposito, emas dan saham. Properti dianggap lebih minim risiko dan dapat menghasilkan keuntungan lebih tinggi. 

Berbicara mengenai investasi properti, sebenarnya dapat dibilang menjalankan bisnis ini tidaklah semudah yang dibayangkan mengingat banyak hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah menentukan jenis properti yang ingin diinvestasikan. Pertimbangan antara investasi apartemen atau rumah misalnya. 

Kedua jenis properti ini tentunya memiliki keunggulan tersendiri. Nah, bagi Anda yang saat ini bingung untuk memilih investasi rumah atau apartemen, berikut ini adalah perbedaan antara investasi rumah dan apartemen. 

Investasi Apartemen

Apartemen merupakan salah satu jenis hunian yang praktis, tepat sekali dijadikan alternatif bagi masyarakat di kota-kota besar seperti Surabaya, Medan, Bandung, dan Jakarta dimana umumnya jumlah lahan terbatas dengan harga selangit serta terdapat beragam faktor pendukung untuk masyarakat menetap, contohnya sektor perkantoran dan industri. 

Tinggal di sebuah apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban. Hal ini disebabkan karena banyaknya fasilitas yang ditawarkan di sebuah apartemen, seperti fasilitas swimming pool, gym, mini market, ATM center dan banyak lainnya yang jarang ditemukan pada rumah tapak. Apalagi saat ini banyaknya apartemen yang dibangun di pusat kota ataupun pusat bisnis, sehingga dapat memudahkan bagi mereka para profesional untuk beraktivitas.

Perkembangan harga jual apartemen terbilang cukup baik, rata-rata kenaikannya bisa mencapai 5% hingga 10% per tahun.  Angka ini pun akan semakin tinggi jika apartemen berada di lokasi yang strategis seperti dekat pusat perbelanjaan, perkantoran ataupun pusat pendidikan. 

Tidak hanya harga jual, harga sewa apartemen memberikan penawaran menarik bagi Anda yang tertarik melakukan investasi. Dengan beragam fasilitas yang lengkap dan lokasi yang strategis, harga sewa apartemen biasanya lebih tinggi jika dibandingkan dengan sewa rumah, jadi hal ini sebenarnya sangat menguntungkan untuk para investor yang ingin mencari keuntungan dengan cara menyewa. 

Menariknya lagi, minat membeli apartemen setiap tahunnya terus meningkat, hal tersebut dapat terlihat dari tren pencarian iklan apartemen di portal properti Lamudi.co.id yang meningkat sebesar 14,69% pada kuartal I tahun 2021 dibandingkan kuartal II 2020. 

Investasi Rumah

Rumah merupakan jenis properti yang juga populer digunakan masyarakat, terlebih dengan penawaran keuntungan jangka panjang yang dimiliki, tak heran kalau banyak investor tertarik untuk investasi rumah. Namun demikian, bila kita berbicara mengenai harga sewa rumah, kurang unggul bila dibandingkan dengan sewa apartemen. 

Salah satu keunikan apartemen yang jarang ditemukan pada rumah yaitu, Anda dapat menawarkan penyewaan hunian vertikal ini dengan berbagai periode waktu. Tidak hanya tahunan, Anda dapat menyewakan apartemen dalam periode waktu bulanan, sehingga tidak heran bila resiko kosong apartemen rendah apabila dibandingkan rumah. Untuk investasi jangka pendek, apartemen lebih unggul. 

Tak hanya itu, pemilik rumah sering kali harus melakukan renovasi atau perombakan bila ingin disewakan atau dijual, agar memperoleh harga yang maksimal. Berbeda dengan apartemen yang unitnya dipasarkan semi-furnished dimana Anda tidak perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk membeli dan menata furniture karena sudah disediakan. Praktis dan efisien, bukan?

Kesimpulan

Sebetulnya, kedua jenis properti ini baik apartemen maupun rumah sama-sama cocok dan diminati untuk diinvestasikan, namun hal tersebut kembali kepada Anda. Jika ingin investasi jangka panjang, pilih investasi rumah karena harga rumah cenderung stabil dan meningkat tergantung lokasi yang dipilih.

Namun demikian, terdapat sejumlah kekurangan dari investasi rumah bila melihat dari segi biaya renovasi, risiko kosong dan tren angka pencarian jual serta sewa apartemen yang meningkat meski di tengah masa pandemi seperti sekarang.  

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk investasi apartemen terdapat pilihan menarik di Royal Heights Apartment. Konsepnya sangat unik yaitu apartemen low-rise dimana di tiap tower jumlah lantainya ada 5, berbeda dengan apartemen-apartemen tinggi lainnya. Berlokasi di tengah kota Bogor, suasana sejuk dan asri dengan pemandangan Gunung Salak dan Gunung Pangrango yang indah. 

Royal Heights Apartment memiliki berbagai fasilitas lengkap dan premium, siap memanjakan Anda mulai dari swimming pool, jogging track, gym, kid’s playground, lounge, eatery, area komersial, CCTV, sistem keamanan 24 jam dan access card sehingga soal keamanan tentu tidak perlu diragukan. 

Dibangun di atas lahan seluas 5,414 m2, apartemen dikembangkan setinggi 5 lantai dengan 2 tower yaitu Tower A dan Tower B. Tiap unit apartemen dikembangkan dengan tipe Studio yang memiliki luasan 22 m2, tipe 1 BR atau satu kamar tidur dengan luas 24 m2, tipe 2 BR tersedia 2 kamar tidur seluas 33 m2, kemudian tipe terluas adalah 2 BR corner dengan 2 kamar tidur dengan luas mencapai 42 m2. Harga unit apartemen dibanderol mulai dari Rp. 400 juta-an. 

Royal Heights Apartment memiliki lokasi yang strategis yakni tepatnya di pusat kota Bogor, membuat apartemen ini mudah dijangkau dari akses manapun. Tidak hanya melalui jalan antar wilayah, hunian vertikal ini lokasinya dekat dengan 2 exit tol yaitu Ciawi dan Kebun Raya. Pengguna transportasi umum dapat memanfaatkan kereta listrik Commuter Line karena hanya berjarak 12 menit dari Stasiun Bojong Gede dan bus dari Terminal Baranangsiang serta Terminal Bus Tajur.

Lihat Brosur

Isi detail kontak di sini agar kami bisa mengirimkan info ekslusif untuk Anda.
Contact Agent